Minggu, 23 Februari 2014

                                         Autodesk inventor

A.Pengertian Autodesk Inventor

Autodesk Inventor

      merupakan salah satu produk dari Autodesk Corp. ditujukan untuk enginering design and drawing. Autodesk Inventor juga adalah produk dari CAD setelah AutoCAD dan Autodesk Mechanical Desktop. Autodesk Inventor memiliki beberapa kelebihan yang memudahkan drafter dalam design serta tampilan yang lebih menarik dan rill, karena material yang disediakan semirip material aslinya.
       
 Beberapa kelebihan dari Autodesk Inventor adalah :

  1. Memeiliki kemampuan Parametic solid modeling, yaitu kemampuan untuk melakukan design dan pengeditan pada bentuk solid model,dengan kemampuan tersebut drafter/enginer dapat merevisi atau memodifikasi design yang ada tanpa harus mendesign ulang sebagian atau seluruhnya.
  2. Memiliki kemampuan Animation, yaitu kemampuan untuk menganimasikan suatu file assembly untuk simulasi bagaimana jalannya suatu alat yang telah di assembly dan dapat di simpan dalam file AVI.
  3. Memiliki kemampuan Automatic create tehnical 2D drawing serta bill of material dan tampilan Shading dan rendering pada layout.
  4. Adaptive yaitu kemampuan untuk menganalisa gesekan dari animasi suatu alat serta dapat menyesuaikan dengan sendirinya.
  5. Material atau bahan yang memberikan tampilan suatu part nampak lebih nyata.
  6. Kapasitas file lebih kecil.

B.Tutorial


Pada bagian awal ini akan saya jelaskan menu-menu paling penting dan dasar dalam membuat desain di autodesk inventor ini yaitu menu-menu constrain berikut penjelasannya:
 I..Constrain
Menu constrain ada 12 menu,dibawah ini akan saya jelaskan secara tutorial dengan video mengenai penggunaan dari ke 11 menu constrain :



A.coincident constrain


Merupakan menu constrain yang berfungsi untuk memoving suatu objek dari suatu lokasi atau koordinat tertentu ke suatu titik lain yang menjadi tujuan moving.



B.Concentric constrain



Berfungsi memindahkan suatu objek lingkaran kedalam atau di luar lingkaran lainnya dengan titik pusat yang sama,sehingga dalam arti lain memindahkan objek dengan acuan titik pusat lingkaran yang disatukan


C Fix constrain


Memiliki fungsi untuk mengunci suatu objek-objek gabungan  sehingga tidak dapat di edit lagi


D.Collinear constrain



Berfungsi menjadikan suatu  garis atau sisi lurus suatu objek dapat disatukan secara segaris dengan garis lurus lainnya karena kolinear artinya berpelurus



D.Parallel constrain



Berfungsi menjadikan dua garis yang tidak sejajar menjadi saling sejajar









E.Prependicular constrain



Berfungsi untuk mengubah suatu objek yang dimana tiap perpotongan/sudut garis-garis pada masing-maisng antar sisinya yang tidak siku atau sudutnya tidak 90 derajat menjadi bersudut  90 derajat.




F.Horizontal constrain



Berfungsi mengubah posisi suatu garis yang di posisi miring atau tidak horisontal menjadi horisontal,atau dapat juga digunakan untuk memoving objek dengan acuan pada titik acuan pada objek tujuan dan titik pada objek yang kita moving sehingga dengan moving antar titik ini maka objek yang kita movingakan sejajar secara horizontal dengan objek acuan tersebut






G Vertical constrain



Berfungsi seperti horizontal moving yaitu mengubah posisi suatu garis yang miring agar menjadi posisi tegak dan vertikal atau dapat juga untuk memoving antar titik antara objek yang di moving dengan objek acuan agar segaris secara vertikal .



H.Tangent



Berfungsi menjadikan suatu garis yang terpisah dengan lingkaran dapat dimoving agar menjadi garis singgung lingkaran tersebut,yaitu dapat berhimpitan dengan lingkaran tersebut





I.symmetric



Berfungsi menjadikan sudut- sudut yang dibatasi oleh suatu garis tegak menjadi sama sudut-sudutnya



J.Equal


Berfungsi menjadikan suatu ukuran objek-objek yang berbeda-beda ukuran menjadi sama ukurannya